Tumbur terlibat pengembangan PAUD walaupun jauh… mencoba

Pendidikan sejak dini merupakan salah satu kunci mengatasi keterpurukan bangsa, khususnya dalam menyiapkan sumberdaya manusia yang handal nantinya. Berbagai penelitian bidang neurologi menunjukkan, bila anak distimulasi sejak dini, maka akan ditemukan genius (potensi paling baik/unggul) dalam dirinya. Setiap anak memiliki kemampuan tak terbatas dalam belajar yang telah ada dalam dirinya untuk dapat berpikir kreatif dan produktif. Oleh karena itu, anak memerlukan program pendidikan yang mampu membuka kapasitas tersembunyi tersebut melalui pembelajaran bermakna seawal mungkin. Bila potensi pada diri anak tidak pernah terealisasikan, maka itu berarti anak telah kehilangan peluang dan momentum penting dalam hidupnya, dan pada gilirannya negara akan kehilangan sumber daya manusia terbaiknya.

Kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) cukup besar. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengikutsertakan anak-anaknya pada program PAUD. Sementara itu desa kami sebagai desa dalam kategori terpencil belum memiliki lembaga PAUD dari tahun 2009 atas inisiatif kami membuka PAUD Kelompok Bermain, sehingga anak-anak usia dini belum terlayani pendidikan. Padahal dari data yang ada, jumlah anak usia 0-6 tahun yang belum mendapatkan layanan PAUD sebanyak 60 anak, terdiri dari: usia 0-2 tahun 15 anak; 2-4 tahun 19 anak; dan usia 4-6 tahun13 anak, data Sekarang sesuai dengan laporan bulanan Desember 2011 yang sudah mendapatkan layanan PAUD sebanyak 35 anak, terdiri dari: usia 0-2 tahun 7anak;3-4 tahun 21 anak;dan usia 4-5 tahun 7 anak.

Berdasarkan musyawarah desa yang diselenggarakan hari Sabtu tanggal 12 bulan Mei tahun 2009 kami bersepakat untuk mendirikan program KB PAUD guna melayani kebutuhan PAUD bagi anak-anak desa kami.

Dalam perkembangan sejak tahun 2009 hingga 2012 kami belum mendapatkan bantuan apapun dengan berbagai upaya melengkapi administrasi guna memenuhi persyaratan yang akan diajukan, kekurangan di Desa kami belum memiliki suatu lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan berada di Desa Terpencil/Daerah Khusus (Perbatasan) peta terlampir, dengan bantuan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara Barat memberikan jalan keluar untuk bernaung dibawah PKBM “Lampirmel” yang telah memiliki Akte Notaris/Pendirian Lembaga dan NPWP. Atas persetujuan Bapak Petrus Umpanmetan proposal yang kami buat mendapatkan/memberikan permohonan rekomendasi ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk ijin operasional kami.

Kekhususan dan potensi di desa kami ditunjuk sebagai Desa yang dengan Keanekaragaman  yang sangat banyak .Tetapi dalam perkembangan tidak dikembangkan karena faktor modal usaha pengrajin dan kondisi masyarakat hanya mengharapkan Hasil KOPRA dan tanaman hortikultura (PETANI dengan Pekerjaan sampingan sebagai Nelayan).  Kondisi ini sebagai tantangan untuk mempersiapkan Sumberdaya manusia sejak dini, yaitu membentuk dan membangun karakter karena pada usia dini adalah faktor utama dalam menentukan masa depan Negara dan khusus Desa Kami, untuk itu sangat diperlukan kegiatan-kegiatan yang dapat membangkitkan semangat akan kecintaan lewat pengembangan rintisan Kelompok Bermain Anak-anak Usia Dini.

One Response to Tumbur terlibat pengembangan PAUD walaupun jauh… mencoba

  1. […] Tumbur terlibat pengembangan PAUD walaupun jauh… mencoba […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: