Kajian Pola Pikir Perencanaan Manajemen Pendidikan 2006-2010

Suatu perencanaan program atau suatu kegiatan tergantung dari basis data yang tersedia dimana Basis Data (database) merupakan data primer dalam pengembangan suatu program dan kegiatan yang berkelanjutan.

Data memberikan wacana dan dasar penentu suatu kebijakan. Sehingga Penguatan dan Pengelolaan data sangat membutuhkan Dana, Waktu, serta SDM dalam mengolahnya.

Faktor Sumber Daya Manusia (SDM) dan Loyalitas merupakan Faktor Utama Keberhasilan Penguatan Basis Data yang valid dan ter-up to date. 

Pengelolaan data pendidikan sangat dipengaruhi oleh Pengadaan Fisik maupun Non Fisik sehingga guna menjembatani luasnya pangkalan data maka sangatlah perlu Pendampingan Jasa Konsultan (Pendamping Perencanaan) yang menangani pelaksanaan teknis dilapangan yaitu Asistensi[1] sebagai Kordinator Lapangan yang mendamping dan membimbing Proses Perencanaan dan Pengendalian Program Pendidikan di Kabupaten ke Dinas/Institusi Pendidikan terkait lewat dimana Item Pendukung Jembatan Pengembangan SDM adalah Pusat Akses Informasi dan Teknologi  meliputi: E-mail, Chatting, Call Center, atau atau lewat Media dan Fasilitas yang disediakan oleh ICT.

Faktor Pendampingan dengan suksesi Pelaksanaan Pendataan secara integrasi di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara Barat secara khusus Penyebaran data yang tidak bisa terakumulasi sangat terhambat dari faktor Penyebaran Sekolah-sekolah antar kepulauan, dan sarana transportasi dan komunikasi yang belum memadai.

Kabupaten Maluku Tenggara Barat terdiri dari 10 Kecamatan: sebagian terpisah oleh Laut dan memiliki pulau-pulau besar dan kecil sehingga kabupaten ini dijuluki sebagai Kabupaten Kepulauan (Wacana)[2].

Dengan demikian senantiasa diharapkan pendampingan secara integrasi lewat P2P (Person to Person) P2M (Person to Mail) dan P2R (Person to RadioLink) memberikan dukungan yang nyata dalam penyatuan persepsi tentang Pelaksanaan Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas) di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara Barat guna pemerataan, dan perluasan akses pendidikan. meliputi :

–          Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas) dengan tahap pertama pengadaan sarana infrastruktur ICT dan Operasional di Kabupaten/Kota di Kabupaten Maluku Tenggara Barat mendapat 2 (dua) lokasi Bantuan, yang pertama di Kantor Dinas sebagai Pendataan Pendidikan, sedangkan di SMK Negeri 2 Saumlaki sebagai ICT Center (PENGUATAN).

–          Program Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Penomoran secara Unik/Khusus dan Abadi Bagi Siswa (Nomor Induk Siswa Nasional)/NISN, Guru (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan)/NUPTK, dan Sekolah (Nomor Pokok Sekolah Nasional)/NPSN mendapat bantuan secara bergulir

–          Creative Networking Service, merupakan keberlanjutan program yaitu penyedia layanan/Prasarana Penunjang  bagi Sekolah maupun instansi atau lembaga terkait yang berada di Kabupaten/kota

–          Pemelajaran Online telah dilaksanakan di beberapa SMK yang terjaring secara Nasional contoh 3 Guru SMK Negeri 1 Saumlaki tergabung dalam Online (e-learning) VEDCA Cianjur denga beberapa SMK se-Indonesia saling bertukar dan testing pemelajaran secara langsung.   

Dari beberapa penjelasan program nasional di sektor pendidikan merupakan ADOPSI data dan informasi bagi pengambil kebijakan secara menyeluruh bagi peningkatan dan pengembangan Pengelolaan Pendataan secara Online Terpusat di daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat

 


[1] Usulan Tim Asistensi Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggar Barat

[2] Propinsi Kepulauan (Maluku)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: