Pembangunan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kab. MTB

3.1.  PEMBANGUNAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN

Kebijakan strategis dalam pembangunan subsektor  Kelautan dan Perikanan untuk tahun 2007 – 2012,  akan diarahkan pada usaha-usaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemanfaatan prasarana dan sarana penangkapan baik secara tradisional dan Moderen. Dalam hubungan ini akan dikembangkan keikutsertaan tenaga terampil dalam pendampingan dalam pemberdayaan jasa usaha perikanan khususnya Nelayan Pesisir  dan  diprioritaskan pada potensi sumber daya dalam kawasan gugus pulau melalui kegiatan penangkapan ikan hingga kini masih belum optimal.   Hal ini terutama disebabkan oleh struktur armada perikanan yang masih didominasi oleh perikanan tangkap skala kecil atau tradisional dengan kemampuan modal dan IPTEK (SDM) yang masih relatif rendah.    Sebagian besar nelayan (80,99%) hingga kini masih mengandalkan perahu tanpa motor dengan alat penggerak berupa layar dan dayung (Tabel 2.3).

Dalam kondisi demikian maka operasi penangkapan ikan oleh nelayan menjadi sangat terbatas dan hasil tangkapan ikan yang diperoleh pun juga rendah.   Selain itu pengelolaan yang masih bersifat subsisten dan sambilan juga turut mempengaruhi belum optimalnya kegiatan penangkapan ikan. Apabila kondisi seperti ini tetap berlangsung terus-menerus, maka tingkat pendapatan dan kesejahteraan nelayan akan sulit mengalami peningkatan.

a)      Diharapkan dapat mendukung daya jual dan menciptakan kesempatan kerja di sektor perikanan.

b)      Lebih diarahkan pada pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pembentukan kelompok usaha nelayan dan Industri Rumah Tangga Perikanan (RTP).

.

3.2. PENGEMBANGAN USAHA MASYARAKAT PESISIR

Pembangunan atau pemberdaayan masyarakat pesisir telah menjadi sasaran utama pembangunan nasional pada dasa warsa terakhir. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota diberi kesempatan atau peluang melalui Otonomi Daerah dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004.  Bagi Pemerintah Kabupaten MTB, hali ini perlu disikapi secara bijak dan perlu dibuat perencanaan strategis yang harus menyentuh langsung kehidupan masyarakat pesisir dengan tujuan sebagai berikut ;

a)      Diharapkan dapat lebih memperdayakan Masyakarat Pesisir, melalui rancang bangun Kapal Penangkap Ikan Tipe Pole and Line dan Purse Seine.

b)      Diharapkan dapat mendukung daya jual dan menciptakan kesempatan kerja di sektor perikanan.

c)      Lebih diarahkan pada pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pembentukan kelompok usaha nelayan dan Industri Rumah Tangga Perikanan (RTP).

d)      Diharapkan sebagai sarana pendidikan SDM bidang Perikanan melalui Penyedian Kapal Latih Perikanan

Armada Perikanan akan ditingkatkan kemampuan dan efektifitas pelayanannya  dengan mengupayakan pembangunan armada baru Kapal Ikan Tipe Pole-Line dan Purse Seine, serta perluasan daerah tangkapan ikan  (Fishing Ground).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: