KUA_PPAS KAB-MTB 2009 (1)

KEBIJAKAN UMUM ANGGARAN (KUA) DAN PLAFON PRIORITAS ANGGARAN SEMENTARA (PPAS)

KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT TAHUN 2009

1.1. Arah dan Tujuan

Perencanaan dan penganggaran merupakan bagian dari proses penentu kebijakan dalam rangka penyelenggara pemerintahan dan pembangunan, sehingga indikator output dari perencanaan adalah penganggaran.

Kebijakan Pembangunan Tahunan yang didukung oleh penanggaran dituangkan dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Pendapatan dan Belanja Daerah yang merupakan impelementasi dari RKPD dengan sumber-sumber penganggaran dari APBD Kabupaten Maluku Tenggara Barat, dan merupakan acuan dalam penyusunan Plafon dan Prioritas Anggaran Sementara (PPAS), serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).

Rancangan Kebijakan Umam Anggaran Daerah  memuat kondisi ekonomi makro daerah, asumsi penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah, kebijakan pembiayaan daerahm dan strategi pencapaiannya.

Arah dan Tujuan KUA dan PPAS Kabupaten Maluku Tenggara Barat Tahun 2009 harus lebih/dapat menggambarkan realita, keterbatasan, hambatan yang perlu dibenahi, serta kekuatan dan peluang yang harus dimanfaatkan secara optimal sehingga pemerintah daerah bersama masyarakat mampu mengakslerasi dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi daerah secara proporsional.

2.2. Kondisi Terkini Kabupaten Maluku Tenggara Barat

Summary Executive:

Hukum

Pembangunan dibidang hukum belum sepenuhnya terwujud, hal ini disebabkan partisipasi dan kesadaran seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) optimal.

Pemerintah

Dalam lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS)  pada tahun 2007 tercatat  sebanyak 4.318 orang, pasca pemekaran Kabupaten Maluku Barat Daya jumlah PNS tercatat 3.051 orang.  Kelembagaan Perangkat Daerah terdiri dari 2 Sekretariat, 4 Badan, 12 Dinas, 4 Kantor, 9 Kecamatan dan 1 Kelurahan.

Penduduk

Berdasarkan data registrasi penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2007 MTB dalam Angka tercatat sebanyak 93.265 jiwa  (Data diolah setelah Pemekaran).  Sebaran penduduk di Kabupaten Maluku Tenggara Barat relatif tidak merata, rata-rata kepadatan penduduk relaitf rendah, yakni 16 orang per km2

Kesehatan.

Derajat pelayanan kesehatan masyarakat cenderung meningkat, tetapi belum mencapai standart pelayanan minimal, disebabkan Tenaga Dokter Umum, tenaga dokter gigi  hanya tersedia di 1 (satu) Kecamatan, dan tenaga ahli gizi hanya tersedia di 4 (empat) kecamatan.

Pendidikan.

Pembangunan Pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat masih memerlukan peningkatan.

:))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: