Laporan Pendamping ICT Kab. MTB 2008(2)

Resume:   Jaringan Pendidikan Nasional

JARDIKNAS adalah Jaringan Pendidikan Nasional Jardiknas merupakan salah satu terobosan strategi penyediaan infrastruktur dan konektifitas jaringan skala nasional sebagai “Layanan Dasar” pembangunan ICT untuk Pendidikan Nasional.

Peran Jardiknas sangat penting dalam upaya pemerintah untuk melaksanakan integrasi, efisiensi dan efektifitas penyediaan konektivitas ICT yang relatif murah dan terjangkau bagi masyarakat pendidikan.

Pada tahun 2006 mencakup 460 lokasi diperluas hingga 1104 lokasi di tahun 2007.

Jardiknas akan terus dikembangkan dan diperluas hingga mencakup seluruh institusi pendidikan dan komunitas pendidikan di seluruh Indonesia di masa-masa yang akan datang.

Perkembangan dan perluasan infrastruktur akan selalu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi ICT secara kontinyu / berkelanjutan di masa depan.

Link

Total

Jumlah Baru

Jumlah Eksisting

Intranet Diknas Propinsi

34

1

33

Intranet Diknas Kota/Kab

462

71

391

Intranet Unit Depdiknas

119

110

9

Intranet SKB

66

56

10

Intranet Perpustakaan dan Museum Nasional

30

30

Intranet ICT Center (PGSD)

93

93

Intranet Zona Perguruan Tinggi

300

230

70

Sumber *: Materi Pelatihan Operator Jardiknas di Malang

Sebagai sarana pendukung telah dilaksanakan program Pendidikan Jarak jauh, serta beasiswa tenaga teknisi (D3TKJ) dan pelatihan tenaga operator di setiap wilayah propinsi serta kabupaten/kota.

a. Data

–        Pengadaan Peralatan Infrastruktur yang dimiliki adalah 2 (dua) V-Sat (satelite bumi) dan Modem yang berada di lokasi SMP Negeri 1 Tanimbar Selatan dengan 1 (satu) Unit Komputer dan SMK Negeri 2 Saumlaki dengan pendukung 30 Unit Komputer yang Online

–        Kab. MTB memiliki 10 orang Mahasiswa yang mengikuti Program Beasiswa ICT Depdiknas sebagai Provider D3TKJ adalah Politeknik Universitas Pattimura Ambon

b. Analisa

–        Pemanfaatan serta pengelolaan data dengan masih sangat dibutuhkan 10 (Sepuluh) Unit sedangkan SMK masih membutuhkan perangkat Wireless untuk menjangkau seluruh beberapa sekolah yang berada dalam jangkauan signal

–        Pemanfaatan ruangan dan operasional belum optimal dan efisien

–        Masih sangat dibutuhkan 2 (dua) Titik Node yang dapat menjangkau beberapa gugusan pulau besar direncanakan di Larat Tanimbar Utara serta pulau Wetar sehingga rentang kendali diperkecil penyebaran dan pengumpulan data primer bagi pemerintah daerah.

–        Adanya bantuan APBN bagi pelaksanaan Program Nasional

c. Evaluasi

–        Proses Pelaksanaan sesuai Juknis dan telah diserahterimakan pengadaan peralatan sekaligus pemasangan serta penyetelan oleh pihak Teknisi TELKOM dan setiap 1 tahun sekali diadakan monitoring peralatan.

–        dibutuhkan bantuan dana Pendamping Pemerintah Daerah dalam menindaklanjuti keberlanjutan Program Nasional secara kontinue

–        Pengembangan Peralatan masih sangat dibutuhkan. (Sharring)

–        Bantuan Studi Pendidikan Diploma bagi Tenaga Teknisi Jaringan Komputer (TKJ) lewat Jardiknas (Sharring)

Resume:   Data Pokok Pendidikan (Dapodik)

Salah satu kegiatan utama dari ICT adalah Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang tertata, tersimpan Abadi dalam Bank Data Nasional memiliki Nomor Identifikasi Khusus/Unik bagi Siswa (Nomor Induk Siswa Nasional), Guru (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan), dan Sekolah (Nomor Pokok Sekolah Nasional). Program ini didanai lewat Dana APBN dari tahun 2006 – 2007 untuk Infrastruktur dan Operasional dalam tahun 2008 ini dan selanjutnya diharapkan pihak Pemerintah Kabupaten/Kota mendukung dalam membiayai dana sharring agar program ini dapat keberlanjutan.

Pengelolaan Data oleh Tim Operator Jardiknas Dapodik telah memiliki sertifikasi Standar Internasional ISO 9001:2000 Cert. No.QEC21936  Durasi 20 JPL

Data Siswa, Guru dan Sekolah yang telah teruploader dalam sistem jaringan online berada di Bank Data Depdiknas sebagai validasi kebijakan penyelenggaraan pemerataan dan perluasan akses pendidikan secara Nasional hingga ke Kabupaten/Kota.

a. Data

–        Pada tahun 2006 s.d bulan Nopember 2007  Data Statistik  Siswa (NISN) yang terdaftar Propinsi Maluku teruploder 26.109.283 org sedangkan Kab. MTB sebanyak SD 236 Sekolah, 15.601 org; SMP 156 Sekolah, 5.332 org; SMA/SMK 51 sekolah, 2.869 org; PT 2 Sekolah, 0 org sehingga Total 443 Sekolah, 23.802 org.

–        Pada Tahun 2008 perubahan Tim Operator Jardiknas melakukan Pelatihan singkat kepada beberapa staf diknas oleh Pendamping (Asistensi) ICT Kabupaten untuk mengolah data NISN dan NPSN  Pada tanggal 3/9/2008 pkl 13:10:00 WIB  Data Statistik  Siswa (NISN) yang terdaftar Propinsi Maluku teruploder 35.281.658 org sedangkan Kab. MTB sebanyak SD 283 Sekolah, 20.682 org; SMP 146 Sekolah, 4.970 org; SMA 40 sekolah, 2.159 org; SMK 13 sekolah, 965 org; PT 2 Sekolah, 0 org sehingga Total 484 Sekolah, 28.776 org.

–        Bagi Guru NUPTK Kabupaten Maluku Tenggara Barat  telah terdaftar update 06 Mei 2008 di Website http://www.NUPTK.jardiknas.org   sebanyak  3.874 orang

b. Analisa

–        Dari Data Statistik Siswa yang belum terdaftar 30% dari 50 ribuan org dan pendobolan Nama Sekolah dan Siswa 5% perlu divalidasi oleh Tim Operator Kabupaten

–        Masih Perlu divalidasi dengan Data terbaru  guna pemanfaatan Nomor Unik tersebut pada tahun 2009 yakni pada Data Perencanaan Subsidi Bantuan Pendidikan berupa Dana BOS, BKM dan Bantuan Rehab karena tanpa Nomor tersebut atau tidak terdaftar itu merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah.

–        Sosialisasi oleh Dinas Pendidikan belum optimal dan efisien diketahui masyarakat pendidikan kegunaan dan manfaat Program Jardiknas.

–        Penyaluran Dana Sharring untuk tahun 2008 dilimpahkan kepada Pemerintah Daerah untuk menindak lanjuti program pendataan pendidikan dimaksud

c. Evaluasi

–        dibutuhkan bantuan dana Pendamping Pemerintah Daerah dalam menindaklanjuti keberlanjutan Program Nasional secara kontinue

–        Perlu Penambahan Tenaga Honorer bidang teknisi dan Operator.

–        Bantuan Subsidi Pendataan Pendidikan (Sharring)

–        Data NISN yang telah terdata akan digunakan tahun depan dalam Ujian Nasional, Penyaluran bantuan BOS, BKM, dan Beasiswa secara nasional

–        Data NUPTK digunakan LPMP Maluku sebagai Tolok ukur Sertfikasi, Register secara nasional dan abadi, maupun kegiatan-kegiatan teknis maupun fungsional di bidang Pendidikan yang akan diadakan di Propinsi maupun Pusat belum terakumulasi secara optimal.

–        Pendanaan infrastruktur dan operasional belum dikelola secara optimal

Resume :Pangkalan Data dan Informasi WebServer 2007 (Padatiweb)

Pangkalan data dan Infornasi salah satu program depdiknas dibidang IT yakni Pendataan Sarana dan Prasarana Sekolah, Siswa dan Pemelajaran dari TK, SD, SMP, SMA/SMK, PLB, PLS lewat dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Pendataan Diknas Kab/Kota dengan mendapat Bantuan Infrastruktur dan Operasional.

Arah dan Tujuan  Memberdayakan peran pengelola data dan informasi pendidikan di tingkat kabupaten kota dalam upaya mendukung pemenuhan data dan informasi pendidikan yang lengkap, akurat di wilayah kabupaten/kota.

¨            Pembangunan infrastruktur pendukung jaringan pangkalan data pendidikan terintegrasi dengan pangkalan data Depdiknas

¨            Penjaringan data pendidikan persekolahan wajar 9 tahun dan pendidikan luar sekolah(PLS)

¨            Untuk operasional sistem informasi pendataan pendidikan

¨            Untuk pemeliharaan sistem jaringan komputer

¨             Pengadaan lisensi perangakat lunak sistem operasi

Program ini diarahkan kepada tingkatan atau semua jenjang pendidikan dalam administrasi dan keuangan yang dimiliki oleh Sekolah secara Online dengan sasaran pemberian block grant ini adalah 441 Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota pada dan 33 Dinas Pendidikan Provinsi. dan bisa dipergunakan Pemerintah Daerah lewat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dalam perluasan akses informasi dan keadaan kondisi hingga kecamatan.

Program ini diawali dengan pengisian form yang disalurkan lewat Diknas Kab/Kota

a. Data

–        Perolehan data yang akan diback up masih 0,00% untuk tahun 2007 hingga akhir tahun 2007 dan awal tahun 2008 data telah dibackup CD BLANK Pencapaian Pendataannya  yang dapat dijangkau 3,5%  Tingkat TK; 8,33%Tingkat SD; 2,54% Tingkat SMP, 2,67%Tingkat SMA, dan 55% Tingkat SMK telah diserahkan kepada KK-Datadik.

–        Form data yang diberikan belum terakomodir ke Sekolah-sekolah TK, SD, SMP, SMA/SMK

–        Sesuai Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan Infrastruktur Padatiwwb memiliki 1 (satu) Unit Komputer Server dan 4 (empat) Unit Komputer Workstation, 1 (satu) Unit Printer Laser jet dan peralatan pendukung jaringan.

–        Pengadaan Infrastruktur 2 (Unit) Komputer (Workstation) 95% belum diadakan pengadaan.

–        Bantuan operasional dan Pengadaan Peralatan telah direalisasikan bulan Nopember 2007

b. Analisa

–        Perolehan data yang akan diback up  masih 0,00%, korlap mengelolah bersama Operator yang dipercayakan untuk mengolah data mentah yang diambil dari Laporan Bulan dari tiap-tiap sekolah per 31 Agustus 2007 (Kerja Awal)  sudah dikirim ke KORWIL (mr_jenggot_salaf@yahoo.co.id ) dan Pak Edy.Syafwan@gmail.com

–        Langkah yang akan dicapai kemungkinan jika Form di disitribusi ke berbagai sekolah-sekolah pengiriman kembali bisa memakan waktu 1 (satu) hingga 2 (dua) bulan

–        Tidak ada dana pendamping dari Dinas maupun Pemerintah Daerah.

–        Keterlambatan Dana Operasional dan Peralatan oleh Depdiknas Balitbang sehingga KK-Datadik belum bekerja secara optimal

–        Form tersebut akan dikirim pada akhir bulan Nopember  atau Awal Desember 2007  lewat PSP-Balitbang.

–        Perlu adanya Penyaluran Dana untuk tahun 2008 atau kedepan dilimpahkan kepada Pemerintah Daerah untuk menindak lanjuti program pendataan pendidikan dimaksud

c. Evaluasi

–        Belum ada keseriusan dari Pihak Dinas dalam menanggapi program dimaksud

–        Faktor penyebaran sekolah yang tidak merata sehingga pendataan yang telah dikirim sulit dikembalikan.

–        Perlu Penambahan dana operasional.

–        Pendanaan infrastruktur dan operasional belum dikelola secara optimal

–        Bagi Pemerintah Daerah diharapkan mengadopsi sistem pendataan karena ini merupakan data terpusat dan transparansi menyangkut profil sekolah siswa, sarana dan prasarana, tingkat kelulusan dan naik kelas setiap jenjang dapat diketahui.

–        Creative Networking Service, merupakan keberlanjutan program yaitu penyedia layanan/Prasarana Penunjang  bagi Sekolah maupun instansi atau lembaga terkait yang berada di Kabupaten/kota dalam membangun jaringan LAN (Local Area Network) .

PERSONAL SERVICE LINK!


Sejarah Garuda (LUS) Versi 1, Sejarah Garuda (LUS) Veri 2.Foto Family’s di ManadoTinjaun Perspektif Budaya LokalBasic Eudaction Project Loan IBRD 4455-IND/Ida Credit 3188-INDPrioritas Pembangunan Tahun 2008, Laporan Pendamping ICT 2008Konsep Dasar ICT Kabupaten Maluku Tenggara Barat

2 Responses to Laporan Pendamping ICT Kab. MTB 2008(2)

  1. ghp says:

    terimakasih masukan serta analisanya…menarik utk penyempurnaannya….terus kembangkan dgn proaktif mtb utk lebih maju lagi melalui sistem yg sdh ada…
    sukses dan salam buat semuanya…

  2. ernesfalikres says:

    Thank.. Pak atas komentarnya kapan balik ke Jardiknas… Pak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: